Sabtu, 21 Desember 2013

MY FIRST TIME CAME TO HELLO FESTIVAL ( HELLOFEST9)


Konnichiwa Minna-san (^_^)/

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman pertama saya ke Hello Festival ke-9 yang diselenggarakan pada tanggal 9 - 10 November 2013 lalu .. karena saya datang pada tanggal 9 , maka saya akan bercerita pada saat saya datang saja ya (^,^) hehehe..


 Apa sih HelloFest itu ??

Berawal dari inisiatif dari HelloMotion Academy untuk membuat acara graduation show bagi siswa – siswinya yang diselenggarakan secara sederhana, kini event tersebut telah membesar dan menjadi ajang kreativitas tingkat nasional di bidang animasi, film pendek hingga pop culture. HelloFest telah berubah menjadi divisi yang mandiri dengan menciptakan berbagai macam kegiatan dengan core menciptakan wadah bagi berbagai komunitas kreatif dan meningkatkan industri kreatif Indonesia. Oh iya pengunjung yang datang ke Hollofest ini disebut HelloMassa :) unik ya heheh..



 HTM HelloFest terbilang murah ( apalagi buat saya yang mahasiswi :p ) .. 
Harga tiket pre-sale yang bisa dibeli di Indomaret terdekat hanya Rp.10.000,- kalau beli tiket on the spot harganya Rp.15.000,- murah kan kan kan :D


Saya dateng ke HelloFest hanya berdua sama hmm .. koibito hihihi :p

 


Ketika datang kesini .. yang dituju terlebih dahulu adalah .. (jeng jeng ) .. Booth makanannya XD hihihihi.. pembukaan si ini aja dulu .. ^^

Takoyaki dan Okonomiyaki :9.. Oishiiiiii

 
Seperti biasa karena saya bukan cosplayer saya akan berburu untuk berfoto bersama para cosplay :D .. seruuuu loh .. ni liat :D


Mikasa costplay .. cantik ya ^^
Pedobear

Add caption
Add caption



kyaa chibi naruto ini ngegemesin banget ya >_<
Naruto mode sage , atashi , to uchiha obito

Komandan itsugaya wignya kaya andika k#ngen band ya heheh piss ^^v
Rurouni kenshin costplay 
Alexander Hell cosplay (/_-)
Koko to SNK cosplay

Di HelloFest ini juga mengadakan pemutaran anime/animasi pendek .. salah satunya The Garden Of Words atau nihongo nya Kotonoha No Niwa karya terbaru dari Makoto Shinkai (kalau mau tau filmnya cari di mbah google ya ,, Bagus loh ceritanya^^ )
Kotonoha no Niwa
Suasana pada saat film akan diputar .. ramai loh :)
Ada lomba Mural dan Graffity nya juga lho.. ini salah satunya ^^

Keren kan :D
Lalu terakhir ada HelloFest Movie Screening .. walaupun agak ngaret dari jadwal tapi sumpah animasinya keren-keren dan gokil abis ^^b mantap deh


uuhh Sugoi kan .. keren deh buat HelloFest9 .. semoga HelloFest10 lebih Sugoi lagi :D
hehehe .. Ok sudah dulu ya minna-san .. kalau  ada salah silahkan dikoreksi dikotak komentar ..

Sankyuu~ (^^) jaa~

Sabtu, 14 Desember 2013

FALLING IN LOVE WITH ONE OK ROCK


Ohisashiburi minna-san~ (^^)/

uuhh rasanya sudah lama saya ndak posting tentang tulisan bebas .. postingannya tugasssss terus (T^T) *kanashimi* ..





Siapa sih J-Lovers yang ga kenal One Ok Rock band .. itu loh band gokil asal Negeri Sakura Jepang yang Keren bingits (><b .. !!! One Ok Rock ini band yang terbentuk tahun 2005 dan saya baru mengenal mereka tahun ini (2013) *OMG it's so LATE chuwie ! (T^T)* . Saya mengetahui One Ok Rock saat saya menghadiri festival jepang tahunan ENNICHISAI Jakarta Little Tokyo, Blok M  yang setiap tahunnya saya ndak pernah absen untuk pergi kesana(^^v hehehe.. kebetulan tahun ini salah satu acara di Ennichisai tersebut TRIBUTE ONE OK ROCK karena OOR mau konser di Indonesia (sebenernya sih udah lewat tanggal 24 november kemarin) , nah dari situ deh saya kepincut sama band yang di gawangi Taka dkk ini .. lagu yang buat saya jatuh cinta pertama kali sama band ini No Scared . Di awal lagu No Scared tersebut taka-kun scream gitu aduh ga tahan lah kalo denger suara onii-kun yang satu ini .. dari sini saya mulai mengkoleksi lagu-lagu dalam wujud Mp3 dari The Beginning yang maknanya sedalam samudra pasifik sampe Wherever You Are yang bikin kaum hawa melting  "Romantic song" (>_<) *lebay bingits deh si chuwie ini (-_\)* dan lagu-lagu mantap yang lainnya deh ^^ . Kalau sudah mendengarkan One Oke Rock serasa di dalam HH saya tu ndak ada Mp3 lain .. itu lagi itu lagi yang saya mainkan .. ya namanya juga jatuh cinta , berjuta rasanya :p .. apalagi kalau sudah memanjakan telinga dengan suaranya Taka-kun rasanya kaya lagi dinyanyiin langsung (>_<) *ngarep* heheh.. ya intinya band beraliran J-Rock ini TOTTEMO SUGOI LA~ ..!!! d(>_<)b

ANGGOTA


1. Taka (森田 貴寬 Morita Takahiro, lahir 17 April 1988 di Tokyo), vokalis utama, mantan anggota NEWS *Alhamdulillah sudah ex. ya (>_<) karena saya ga suka Boyband* , putra dari penyanyi Shinichi Mori dan Masako Mori *sudah turunan orang tua ternyata ^^*.


2. Toru (山下 亨 Yamashita Tōru, lahir 7 Desember 1988 di Osaka), pemimpin sekaligus gitaris, vokal, mantan anggota grup hip-hop Heads bersama Ryota *Toru-kun yang paling kece badai deh di OOR*  
 
 


4. Tomoya (神吉 智也 Kanki Tomoya, lahir 27 Juni 1987 di Hyogo), drum *personil paling tua tapi muka paling kawaii :p *

Sekian dulu yaa kawan-kawan .. Jaa~ (n_n)/

Sabtu, 07 Desember 2013

PENGARUH KELUARGA DAN RUMAH TANGGA

keluarga sebagai suatu lingkup paling dekat dengan konsumen “keluarga” merupakan pengaruh paling kuat pada si konsumen dalam memilih suatu produk. Mengapa demikian, pertama adalah keluarga sebagai sumber orientasi yang terdiri dari keluarga. Kedua adalah keluarga sebagai sumber keturunan. Jadi keluarga ada hubungannya dalam mempengaruhi prilaku konsumen.Dalam kehidupan rumah tangga situasi dari keadaan di dalamnya menjadikan patokan dari konsumen sebagai pembeli, dimana tindakan itu terjadi karena pembentukan sebuah emosional, yaitu terbentuknya suatu keprobadian dan gaya hidup dalam diri si konsumen tersebut. Dengan kata lain pembetukan suatu imej seseorang dalam pembentukan kepribadian dipengaruhi oleh lingkunga sekitar yaiut kelurga,teman, dan sekitar yang berpengaruh besar dalam perilaku konsumen.Kepribadian dan Konsep diri Kepribadian: karakteristik psikologi unik dari seseorang yang menyebabkan respons yang relatif konsisten dan bertahan lama terhadap lingkungan dirinya sendiri. Konsep diri: disebut juga dengan citra diri, dasar yang digunakan adalah bahwa apa yang dimiliki seseorang memberi kontribusi pada dan mencerminkan iden titas mereka, artinya: “kami adalah apa yang menjadi milik kami”.
Setelah terpengaruh, mengapa konsumen tidak langsung membeli produk tersebut? memang dalam konteks ini si konsumen telah dipengaruhi oleh pradigma sekitar, akan tetapi dalam proses pembeli ini masih ada beberapa hal yang perlu dicermati seperti

-Motivasi
merupakan suatu kebutuhan yang cukup untuk mendorong seseorang untuk bertindak ,jika suatu pengaruh tidak disertai oleh motivasi kuat dalam membeli maka pembelian itu tidak akan terjadi dalam tanda kutip sebagai”angan angan saja”.

-kemampuan membeli
merupakan hal yang paling mendasar dalam terjadinya goal pembelian suatu produk tertentu,, karena motivasi tanpa adanya kesanggupan dari sang pembeli itu tidak akan terjadi, maka jika kita akan menjadi suatu pemasaran kita harus melihat berbagai aspek dalam menjual produk yang akan kita jual.
pengaruh” dalam penjualan suatu produk :
-demografis
-geografis
-daya beli

Jenis Perilaku Keputusan Pembelian: Keterlibatan Tinggi Keterlibatan Rendah Perbedaan besar antara merek Tingkah laku membeli yang kompleks Tingkah laku membeli yang mencari variasi Perbedaan kecil antara merek Tingkah laku membeli yang mengurangi ketidakcocokan Tingkah laku membei yang menjadi kebiasaan Proses Keputusan Pembelian: Penjalasan:
1. Pengenalan kebutuhan Merupakan tahap pertama proses keputusan pembeli, yaitu ketika konsumen mengenali adanya masalah atau kebutuhan.
2. Pencarian informasi Tahap yang merangsang konsumen untuk mencari informasi lebih banyak, konsumen mungkin hanya meningkatkan perhatian atau mungkin aktif mencari informasi Sumbersumber informasi: Sumber pribadi: keluarga, teman, tetangga, kenalan Sumber komersial: Iklan, wiraniaga, agen, kemasan, pajangan Sumber publik: media massa, organisasi penilai konsumen Sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan dan menggunakan produk
3. Evaluasi alternatif Tahap ketika konsumen menggunkan informasi untuk mengevaluasi merek alternatif dan perangkat pilihan.
4. Keputusan membeli Tahap, ketika konsumen benarbenar membeli produk
5. Tingkah laku pasca pembelian Tahap ketika konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli berdasarkan pada rasa puas dan tidak puas Proses Keputusan Pembeli untuk Produk Baru Produk baru: barang atau jasa atau gagasan yang dianggap baru oleh beberapa pelanggan potensial. Produk tersebut mungkin sudah tersedia untuk beberapa waktu. Mengenali kebutuhan Pencarian Informasi Evaluasi Alternatif Keputusan Membeli Tingkah Laku
Pasca Pembelian Proses yang akan dialami adalah proses adopsi: Proses mental yang dilewati individu dari pertama kali mendengar mengenai suatu inovasi sampai adopsi terakhir. Tahap-tahapnya:
1. Kesadaran: konsumen menjadi sadar akan produk baru, tetapi kurang informasi me ngenai produk tersebut.
2. Tertarik: konsumen mencari informasi mengenai produk baru
3. Evaluasi: konsumen mempertimbangkan apakah masuk akal untuk mencoba produk baru.
4. Mencoba: Konsumen mencoba produk baru dalam skala kecil untuk meningkatkan perkiraannya mengenai nilai produk tersebut.
5. Adopsi: konsumen memutuskan untuk menjadi pengguna produk baru sepenuhnya dan teratur.

VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN KELUARGA / RUMAH TANGGA
 
Keluarga memiliki pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga karena jumlah yang lebih banyak dari individu yang bekerja di dalam keluarga. Untuk keluarga maupun rumah tangga, keempat variabel structural yang paling memberi dampak pada keputusan pembelian dan yang demikian paling menarik bagi pemasar adalah usia kepala rumah tangga atau keluarga, ststus perkawinan, kehadiran anak, dan ststus pekerjaan. Keluarga adalah sama dengan perusahaan; keluarga adalah organisasi yang terbentuk untuk mencapai fungsi tertentu yanmg lebih efektif dibandingkan individu yang hidup sendiri. Fungsi yang paling jelas bahwa dua oramg dapat mencapai lebih baik daripada satu orang adalah mempunyai anak. Walaupun analisis konsumen mungkin tidak mempunyai opini mengenai apakah keluarga harus mempunyai anak atau tidak. Konsekuensi ekonomi dengan hadirnya anak menciptakan struktur permintaan akan pakaian, makana, perbot, rumah, perawatan kesehatan, pendidikan dan produk.lain. anak di dalam keluarga dapat menyebabkan menurunnya permintaan akan produk lain, seperti perjalanan, restoran, pakaian orang dewasa, dan banyak barang yang bebas pilih.
 
Tipe – Tipe Perilaku Pembelian Menurut Wilkie (1990), tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang dijelaskan sebagai berikut :
 
a. Budget Allocation (Pengalokasian budget)
Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang dan apakah perlu melakukan pinjaman untuk melakukan pembelian.
 
b. Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak)
Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen, berkenaan dengan tiap kategori produk atau jasa itu sendiri.

c. Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk) Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut. Misalnya, apakah lokasi bakery menjadi salah satu faktor yang menentukan konsumen dalam melakukan proses pembelian.
 
d. Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya)
Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.
 
Keluarga dan pengaruh rumah tangga
Secara ilmiah keluarga dapat diartikan sebagai sekelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang berhubungan darah, pernikahan, atau adopsi yang tinggal berdampingan. Sedangkan rumah tangga adalah semua orang, baik yang berelasi maupun tidak berelasi yang menempati sebuah unit rumah. Keluarga maupun pengaruh rumah tangga mempengaruhi sikap pembelian konsumen. Misalnya kelahiran anak mempengaruhi suatu keluarga untuk menambah perabotan, bahan makanan bayi, dan lain-lain.
 
Keputusan konsumsi keluarga melibatkan setidaknya lima peranan yang dapat didefinisikan. Peranan-peranan ini mungkin dipegang oleh suami, istri, anak, atau anggota lain dalam rumah tangga. Peranan ganda atau aktor ganda adalah normal.
1. Penjaga pintu (gatekeeper). Inisiator pemikiran keluarga mengenai pembelian produk dan pengumpulan informasi untuk membantu pengambilan keputusan
2. Pemberi pengaruh (influencer). Individu yang opininya dicari sehubungan dengan kriteria yang harus digunakan oleh keluarga dalam pembelian dan produk atau merek mana yang paling mungkin cocok dengan kriteria evaluasi itu
3. Pengambil keputusan (decider). Orang dengan wewenang atau kekuasaan keuangan untuk memilih bagaimana uang keluarga akan dibelanjakan dan produk atau merek apa yang yang akan dipilih.
4. Pembeli (buyer). Orang yang bertindak sebagai agen pembelian yang mengunjungi toko, menghubungi penyuplai, menulis cek, membawa produk kerumah, dan seterusnya.
5. Pemakai (user). Orang yang menggunakan produk

Sumber : http://splashurl.com/nwwhjl4

PENGARUH INDIVIDU TERHADAP PEMBELI DAN KONSUMSI

Individu berasal dari kata yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”. Dalam ilmu sosial paham individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Individu mempunyai ciri-ciri memiliki suatu pikiran dan diri. Dimana individu sanggup menetapkan kenyataan, interprestasi situasi, menetapkan aksi dari luar dan dalam dirinya. Dapat diartikan sebagai proses komunikasi individu dalam berinteraksi dan berhubungan
 

Faktor-faktor yang mempengaruhi individu:
 

1. Faktor Sosial
a. Group
sikap dan perilaku individu banyak dipengaruhi oleh kelompok-kelompok kecil.
b. Keluarga
keluarga mempunyai peran terbesar dalam mempengaruhi individu dalam pembelian suatu produk karena keluarga pula yang mempunyai peran paling banyak dalam interaksi seorang individu.
c. Peran dan status
peran merupakan aktivitas yang diharapkan seseorang sesuai orang-orang dalam lingkungan sekitarnya.

 

2. Faktor Personal
a. Keadaan ekonomi
keadaan ekonomi akan mempengaruhi pilihan produk seorang individu, dimana dengan situasi tersebut seseorang akan melakukan keputusan terhadap produk mana yang akan ia beli yang terjangkau dengan keadaan ekonominya pada saat ini.
b. Gaya hidup
gaya hidup seseorang akan membentuk pola kehidupan yang membentuk aktivitasnya, dimana seseorang dapat mengekspresikan dengan menunjukkan ketertarikan dan opini terhadap suatu produk.
c. Umur
seseorang akan merubah pilihan produknya seiring dengan siklus kehidupannya. Umur tentulah memiliki peran penting dalam mengambil keputusan untuk tetap pada suatu produk atau menggantinya dengan yang lebih terasa manfaatnya.
d. Pekerjaan
pekerjaan seseorang mempengaruhi pembelian, perbedaan dalam pekerjaan akan berbeda pula pembeliannya.

 

3. Faktor Psikologis
a. motivasi
kebutuhan yang mendorong seseorang untuk mencari produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Ketika satu level kebutuhan terpenuhi maka seseorang akan mencari sesuatu yang ada memuaskan kebutuhannya pada level selanjutnya (teori marslow).
b. Persepsi
presepsi seorang konsumen akan mempengaruhi dia dalam pembelian suatu produk. Seorang konsumen akan menerjemahkan setiap informasi yang ia dapat yang kemudian akan membentuk suatu opini yang kuat terhadap suatu produk sehingga mempengaruhi keputusan yang akan diambil dalam pembelian suatu produk.
c. Pembelajaran
pembelajaran adalah proses mempelajari, memperhatikan, menyimpulkan suatu hal yang terus berkembang dan berubah seiring informasi terbaru yang ia terima.

 

4. faktor kultur
a. sub kultur
sekelompok orang yang memiliki kesamaan agama, daerah atau bangsa seseorang.
b. kelas sosial
penggelompokkan individu berdasarkan suatu kesamaan sesuai dengan kelas sosial dimana dia berada

Sumber : 
http://splashurl.com/np7b783

PENGARUH KELAS SOSIAL DAN STATUS

Kelas sosial atau golongan sosial merujuk kepada perbedaan hierarkis (atau stratifikasi) antara insan atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Biasanya kebanyakan masyarakat memiliki golongan sosial, namun tidak semua masyarakat memiliki jenis-jenis kategori golongan sosial yang sama. Berdasarkan karakteristik stratifikasi sosial, dapat kita temukan beberapa pembagian kelas atau golongan dalam masyarakat. Beberapa masyarakat tradisional pemburu-pengumpul, tidak memiliki golongan sosial dan seringkali tidak memiliki pemimpin tetap pula. Oleh karena itu masyarakt seperti ini menghindari stratifikasi sosial. Dalam masyarakat seperti ini, semua orang biasanya mengerjakan aktivitas yang sama dan tidak ada pembagian pekerjaan.

Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama, dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki, yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Dengan demikian, para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi, dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”.

Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif, ukuran reputasi, dan ukuran objektif dari kelas sosial. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial, ada faktor-faktor gaya hidup tertentu ( kepercayaan, sikap, kegiatan, dan perilaku bersama ) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya.

Para individu dapat berpindah ke atas maupun ke bawah dalam kedudukan kelas sosial dari kedudukan kelas yang disandang oleh orang tua mereka. Yang paling umum dipikirkan oleh orang-orang adalah gerakan naik karena tersedianya pendidikan bebas dan berbagai peluang untuk mengembangkan dan memajukan diri.

Dengan mengenal bahwa para individu sering menginginkan gaya hidup dan barang-barang yang dinikmati para anggota kelas sosial yang lebih tinggi maka para pemasar sering memasukkan simbol-simbol keanggotaan kelas yang lebih tinggi, baik sebagai produk maupun sebagai hiasan dalam iklan yang ditargetkan pada audiens kelas sosial yang lebih rendah.

Klasifikasi Kelas Sosial
 
Pembagian Kelas Sosial terdiri dari:
Berdasarkan Status Ekonomi.
Aristoteles membagi masyarakat secara ekonomi menjadi kelas atau golongan:
- Golongan sangat kaya;
- Golongan kaya dan;
- Golongan miskin.
  • Golongan pertama : merupakan kelompok terkecil dalam masyarakat. Mereka terdiri dari pengusaha, tuan tanah dan bangsawan.
  • Golongan kedua: merupakan golongan yang cukup banyak terdapat di dalam masyarakat. Mereka terdiri dari para pedagang, dsbnya.
  • Golongan ketiga: merupakan golongan terbanyak dalam masyarakat. Mereka kebanyakan rakyat biasa.
Karl Marx juga membagi masyarakat menjadi tiga golongan, yakni:
1.     Golongan kapitalis atau borjuis: adalah mereka yang menguasai tanah dan alat produksi.
2.     Golongan menengah: terdiri dari para pegawai pemerintah.
3.     Golongan proletar: adalah mereka yang tidak memiliki tanah dan alat produksi. Termasuk didalamnya adalah kaum buruh atau pekerja pabrik.

Status Sosial

Status sosial adalah sekumpulan hak dan kewajian yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya (menurut Ralph Linton). Orang yang memiliki status sosial yang tinggi akan ditempatkan lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan orang yang status sosialnya rendah.

Cara Memperoleh Status
 
Bagaimana cara individu memperoleh statusnya? Cara-cara memperoleh status atau kedudukan adalah sbb:
1.     Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Status ini sudah diperoleh sejak lahir. Contoh: Jenis kelamin, gelar kebangsawanan, keturunan, dsb.
2.     Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja. Contoh: kedudukan yang diperoleh melalui pendidikan guru, dokter, insinyur, gubernur, camat, ketua OSIS dsb.
3.     Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain, atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhan masyarakat. Contoh: gelar kepahlawanan, gelar pelajar teladan, penganugerahan Kalpataru dsb.

 Akibat Adanya Status Sosial

Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa kelas sosial dan status sosial merupakan faktor yang sangat mempengaruhi perilaku konsumen. Bisa kita ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari, golongan yang memiliki kelas dan status sosial yang tinggi dapat memenuhi semua kebutuhan dari primer hingga tersier,terutama tersier atau barang-barang mewah yang dapat menunjukkan kelas mereka, seperti seorang anggota DPR atau seorang pengusaha membeli mobil mewah atau rumah yang bernilai sangat tinggi. Sedangkan golongan yang memiliki kelas dan status sosial menengah akan memenuhi semua kebutuhannya namun tidak seperti golongan yang tinggi, mereka berusaha memenuhi kebutuhannya sesuai kemampuan yang mereka miliki, seperti seorang karyawan yang akan memenuhi kebutuhan primer dan sekunder terlebih dulu dan bila memungkinkan akan membeli sebuah mobil sederhana atau sebuah motor untuk menunjang kehidupannya. Lain lagi dengan golongan yang memilki kelas dan status sosial yang rendah, yang mereka pikirkan hanyalah berusaha untuk memenuhi kebutuhan makan mereka sehari-hari.

Sumber: http://splashurl.com/oq4lvph